Mencengangkan !!! Aa Gym Ungkap Virus Covid-19 akan Mati Pada Frekuensi Tertentu

Inspirasi
Spread the love

Foto : Abdullah Gymnastiar

TransIndonews.com l Jakarta – KH Abdullah Gymnastiar atau bisa disebut Aa Gym mengungkap adanya fakta tentang virus Covid-19 yang ada dalam tubuh manusia akan mati pada frekuensi tertentu. Virus Covid-19, menurut Aa Gym memiliki frekuensi getaran 5.5 hz dan akan mati diatas frekuensi 25 hz.

“Aa dapat artikel ini. Mudah mudahan manfaat. Walohualam! tapi Aa melihat videonya agar getarkan frekensi tubuh anda lebih tinggi dari pada frekuensi virus Covid-19 yang hanya berfrekuensi 5.5 hz. Insyaaloh dengan izin Alloh kita dapat kesembuhan,” ujar Aa Gym dalam video yang diunggah di akun twitternya, Minggu 3 Januari 2021.

Tips ini dikabarkan kepada masyarakat agar mengetahui, karena Aa Gym yang kini berada di RSPAD Jakarta, untuk dirawat karena terpapar Covid-19 sudah mengalami perkembangan signifikan. Aa Gym di rumah sakit sudah lima hari sejak dinyatakan terpapar Covid-19.

“Aa tidak banyak bermedsos, tapi banyak masyarakat yang ingin mengetahui keadaan Aa , makanya Aa kabarkan disini,” ujar Aa Gym saat memberikan nasihatnya.

Aa Gym sendiri dalam vidio tersebut masih berada di kamar tidur rumah sakit untuk menjalani perawatan dan isolasi.

Aa Gym menceritakan, ada dokter datang , dan dia menyarankan agar mengajinya dikeraskan , suaranya dibunyikan.
Aa Gym pun menanyakan kenapa harus dibunyikan . Menurut dokter, virusnya akan mati pada frekuensi tertentu. “Setelah Aa baca di artikel yang berjudul Power versus Force , dibuat David R Hawkins ternyata virus akan mati pada frekuensi tertentu,” ujar Aa Gym.

Dalam buku tersebut virus Covid-19 memiliki frekuensi getaran 5.5 hz dan virus Covid-19 akan mati diatas 25 hz. Dengan getaran tinggi dan positif di tubuh manusia , maka infeksi dan iritasi ringan akan hilang sendiri.

Namun kalau frekuensi rendah justru sebaliknya akan semakin sakit.

Aa Gym pun menyebut beberapa sikap yang mengandung frekuensi rendah yaitu,  ketakutan , fobia , curiga , syuudzon , cemas , stress. Kemudian ketegangan , cemburu , kemarahan , benci , keserakahan , rasa sakit hati.

“Memang dari sisi ilmiahnya seperti itu, tapi Aa tidak tahu bahwa sifat sifat tadi mengandung frekuensi rendah. Itu ahlinya yang harus menerangkan, tapi Aa memandang dari sisi rukiyah memang sifat negatif tadi jelas akan membuat tubuh kita semakin sakit,” ujarnya.

Dalam buku tersebut juga menurut Aa Gym dijelaskan frekuensi bumi adalah 27,4 hz, namun ada beberapa tempat yang getaran frekuensinya rendah yakni rumah sakit, penjara, pusat bantuan, ruang bawah tanah dan juga lainnya.

Namun ada orang orang yang dinyatakan frekuensinya lebih tinggi_
yaitu ada pada :
1 .orang dermawan 95 hz.
2. selalu bersyukur dan sabar 150 hz. 
3. cinta kasih sayang 150 hz.
4. ikhlas 205 hz.

Dan yang tertinggi frekuensinya justru ada pada , orang yang kekhusuan dalam berdoa frekuensinya 350 hz.

Jadi , orang selalu berdzikir dan berdoa justru yang lebih tinggi frekeuensinya. Mudah mudahan kita selalu ada dalam lindungan Alloh dan selalu berdo’a meminta pertolongan kepada Alloh SWT.(eramuslim.com)

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments